Daerah Ekonomi Bisnis

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:28 WIB

1 jam yang lalu

logo

Dok foto gambar ist Anam klikku.id Biro Bangkalan.

Dok foto gambar ist Anam klikku.id Biro Bangkalan.

Marak Pencurian Water Meter, Dirut PUDAM Bangkalan Imbau Pelanggan Perkuat Pengamanan Lingkunga

BANGKALAN | klikku.id — Warga Perumahan Pondok Halim 1 dihebohkan dengan informasi dugaan pencurian meteran air milik pelanggan PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan. Peristiwa tersebut disebut terjadi di area gudang depan, hingga menyebabkan air meluber dan membanjiri jalan sekitar.

Informasi itu beredar di lingkungan warga Pondok Halim 1 dan Paguyuban Pondok Halim 1. Dalam pesan yang diterima warga, disebutkan bahwa meteran PDAM di depan gudang diduga dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab.

“Info ke warga Pondok Halim 1, infonya di gudang depan meterannya ada yang mencuri, jadinya air banjir ke jalan,” demikian informasi yang beredar di lingkungan warga.

Menanggapi kejadian tersebut, Ir Sjobirin Hasan M.M Direktur Utama PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan menyampaikan bahwa kasus pencurian water meter memang belakangan ini cukup sering terjadi. Ia menyebut, pencurian tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, secara ketentuan, water meter yang berada di rumah atau lingkungan pelanggan menjadi tanggung jawab pelanggan untuk dijaga. Sebab, PUDAM tidak memungkinkan melakukan penjagaan terhadap seluruh water meter pelanggan yang jumlahnya mencapai lebih dari 27 ribu.

“Memang akhir-akhir ini banyak kejadian pencurian water meter oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Secara ketentuan, water meter menjadi tanggung jawab pelanggan untuk menjaganya,” jelas Dirut PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan.

Ia menegaskan, PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan tetap bertanggung jawab terhadap penggantian water meter apabila kerusakan terjadi secara alami atau teknis. Misalnya, meteran buram, tidak bisa terbaca, tidak berfungsi sebagaimana mestinya, atau usia water meter sudah lebih dari lima tahun.

Untuk kondisi tersebut, pihak PUDAM akan melakukan penggantian secara gratis.

“Kalau water meter rusak secara alami, seperti kabur, tidak bisa dibaca, rusak teknis, atau usia water meter sudah di atas lima tahun, kami mengganti secara gratis,” terangnya.

Namun, apabila kerusakan atau kehilangan terjadi akibat kelalaian, seperti tertabrak kendaraan, rusak karena aktivitas di rumah pelanggan, atau hilang akibat pencurian, maka hal tersebut berada di luar tanggung jawab PUDAM.

“Kalau kerusakan atau kehilangan karena kelalaian, misalnya ditabrak mobil atau motor, atau kehilangan, itu menjadi tanggung jawab pelanggan,” tegasnya.

Dirut PUDAM juga mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan di kawasan perumahan, agar memperkuat keguyuban dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, pengawasan bersama antarwarga dapat menjadi langkah efektif untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Ia berharap, warga di masing-masing lingkungan bisa saling menjaga dan memperhatikan keberadaan water meter milik pelanggan lain. Dengan begitu, potensi pencurian dapat ditekan.

“Kami harapkan ada bentuk keguyuban bersama, kebersamaan di lingkungan, agar water meter di komunitas perumahan tersebut bisa aman. Saling menjaga antarwarga atau antarpelanggan satu dengan lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa apabila pencurian water meter sudah terjadi, warga dapat membantu melakukan penelusuran. Salah satunya dengan memperhatikan kemungkinan bagian tertentu dari water meter yang diambil karena memiliki nilai jual.

Menurutnya, penelusuran dapat dilakukan dengan melihat jalur penjualan barang bekas, termasuk ke pengepul atau tempat pemulung, apabila warga memiliki ciri-ciri khusus dari water meter yang hilang.

“Biasanya water meter ini ada bagian tertentu yang diambil, mungkin karena harganya cukup mahal. Bisa ditelusuri ke daerah pemulung atau pengepul, apalagi kalau masih ingat angka terakhir atau ciri-ciri tertentu dari water meter tersebut,” paparnya.

Dirut PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan berharap pelaku pencurian water meter dapat segera ditemukan. Ia menilai, jika salah satu pelaku berhasil terungkap, maka kemungkinan kasus serupa di wilayah lain juga bisa ikut ditelusuri. “Semoga ke depan bisa ditemukan pelakunya. Kalau sudah ketemu satu, mungkin yang lain juga bisa diatasi,” katanya.

PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan kembali mengimbau seluruh pelanggan agar lebih memperhatikan keamanan water meter masing-masing. Selain menjaga fasilitas pelayanan air bersih, langkah tersebut juga penting untuk menghindari kerugian pelanggan akibat kehilangan atau kerusakan yang bukan disebabkan faktor teknis.

#Anam

11

Baca Lainnya