Ekonomi Bisnis Peristiwa

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:38 WIB

1 hari yang lalu

logo

Dirikan Posko Terpadu, Pelindo Gratiskan Penanganan Korban KMP Mutiara Sentosa 2

SURABAYA | klikku.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa, membuka Posko Terpadu di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, untuk mendukung penanganan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2, Minggu (2/8/2026).

Posko tersebut disiapkan setelah kapal penumpang rute Surabaya-Makassar itu mengalami kebakaran di perairan utara Pulau Giliyang, Kabupaten Sumenep.

Sub Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3, Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan, seluruh layanan diberikan secara gratis untuk membantu penumpang yang berhasil dievakuasi.

“Kami menyiapkan Posko Terpadu untuk mendukung proses identifikasi, sekaligus memberikan pelayanan kepada para penumpang. Seluruh layanan mulai pemeriksaan kesehatan, tempat istirahat, makanan, hingga transportasi lanjutan, disediakan tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini proses pencarian dan evakuasi korban melibatkan Basarnas, TNI AL, KSOP, KPLP, Polairud, BPBD, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Basarnas, Jasa Raharja, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS PHC Surabaya, kepolisian, dan instansi terkait lainnya.

Selain di Tanjung Perak, posko serupa juga dibuka di Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Pelindo juga menyediakan ruang istirahat lengkap dengan kasur dan bantal, makanan siap saji, air minum, toilet, mushala, serta transportasi menuju terminal maupun stasiun, bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan atau kembali ke daerah asal.

Hingga Minggu pukul 20.30 WIB, tim SAR gabungan mencatat 235 orang berhasil dievakuasi, terdiri atas 230 penumpang selamat dan 5 korban meninggal dunia. Proses pencarian korban lainnya masih terus dilakukan.

Menurut Purwanto, sedikitnya empat kapal pembawa korban evakuasi dijadwalkan sandar di Pelabuhan Tanjung Perak pada rentang pukul 23.00-01.00 WIB.

Salah satunya KM Meratus Pematang Siantar yang membawa 113 korban, terdiri atas 111 penumpang selamat dan dua korban meninggal dunia. Tujuh penumpang yang mengalami gangguan kesehatan langsung dirujuk ke RS PHC Surabaya.

“Kami memastikan Posko Terpadu akan tetap beroperasi selama proses penanganan korban berlangsung. Dengan seluruh personel disiagakan selama 24 jam untuk mendukung proses debarkasi, pelayanan kesehatan, hingga pemulihan para korban,” pungkasnya. AM@n


 

23

Baca Lainnya