Ekonomi Bisnis Lifestyle

Kamis, 16 Desember 2021 - 23:54 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Astra Property Tanam 250 Pohon Buah Langka Endemik di Pranaraksa Center Asya

Jakarta | klikku.net – Komitmen Astra Property untuk terus menghadirkan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan kembali diwujudkan. Melalui Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara (Pranaraksa) Center, dilakukan penanaman 250 pohon buah langka endemik di Asya, Kamis (16/12/2021).

Pranaraksa yang diprakarsai oleh Astra, bertujuan menghindari kepunahan buah langka, melalui pengumpulan, pendataan, pembibitan, dan penyebarluasan kembali ke masyarakat. Program ini merupakan implementasi yang ketiga kalinya.

“Astra Property berkomitmen untuk terus mendukung kelestarian lingkungan dan inisiatif ESG (Environment, Sustainability & Governance), melalui berbagai program. Selain proyek-proyek properti yang mengusung konsep ramah lingkungan. Kepedulian juga kami wujudkan, salah satunya melalui Pranaraksa. Sebagai upaya decarbonisasi gas emisi rumah kaca perusahan,” ujar Direktur Astra Property Wibowo Muljono.

Pranaraksa Center Asya berada di lahan seluas 3.683m2, di tepian danau Asya. Berisi pohon belimbing dewi, buah mentega, buni, gowok, jambu madura, jambu kristal, kweni, kelendang, sirsak madu, dan sempur.

Asya sendiri merupakan proyek township yang dikembangkan oleh Astra Property, berfokus menghadirkan hunian yang nyaman dan hijau. Memiliki danau seluas 15 ha, Asya memanfaatkan ruang terbuka untuk menjadi area relaksasi keluarga. Dengan area komersial pinggir danau, yang memiliki suasana menyatu dengan alam.

Selain program penanaman pohon, diharapkan lokasi Pranaraksa juga dapat menjadi pusat pengenalan dan pembelajaran bagi masyarakat, yang ingin mengenal lebih jauh tentang buah-buahan asli Indonesia. Yang saat ini sudah mulai jarang dijumpai.

Wibowo juga menjelaskan, Pranaraksa Center Asya memiliki tiga tujuan utama dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.

“Yakni langkah preservasi melalui perlindungan keanekaragaman hayati. Langkah restorasi melalui penghijauan lahan tandus. Serta pemanfaatan area penanaman pohon buah langka, sebagai Pranaraksa Center berbasis Eco Edu Tourism,” ungkapnya.

“Kami berharap, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada konservasi tanaman buah langka. Namun juga sebagai upaya meningkatkan penyerapan emisi karbon di lingkungan. Semoga upaya yang kita lakukan ini, dapat memberikan kontribusi positif untuk lingkungan dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (@Nto tze)


Editor: Joe Mesti

515

Baca Lainnya