Daerah Kasuistika Pemerintahan Peristiwa

Jumat, 14 Oktober 2022 - 21:19 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Saat Abdul Rahman Tohir Ketua DPP Pakis bersama Yodika Saputra S.H kuasa hukumya serahkan dokumen pengadua langsung kekantor KPK beberapa bulan yang lalu.

Foto : klikku.net dok ist.

Saat Abdul Rahman Tohir Ketua DPP Pakis bersama Yodika Saputra S.H kuasa hukumya serahkan dokumen pengadua langsung kekantor KPK beberapa bulan yang lalu. Foto : klikku.net dok ist.

Enam Pejabat Utama Pemda Bangkalan Diduga Tap Tersangka Oleh KPK

Bangkalan | klikku.net — Walau belum terkonfirmasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) namun beberapa pegiat semakin getol memberikan pemahaman pada publik mengenai kegiatan pemeriksaan pada beberapa saksi atas dugaan gratifikasi kursi jabatan di Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.

Sementara ini atas kegiatan KPK di Bangkalan itu telah diduga ada 6 Pejabat Tinggi Utama di Kabupaten Bangkalan yang disinyalir sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan gratifikasi jual beli jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Kamis (13/10) kemarin.

Enam Pejabat Utama Bangkalan itu diantaranya, Pejabat Utama di Bangkalan, Kadis DPMD Bangkalan, Kadis Disperinaker, Kepala Dinas PU BINA Marga, Kadis BKD Bangkalan beserta Kadis Ketahanan Pangan kabupaten setempat.

Ketua Umum Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis (Pakis), Abd Rahman Tohir, berdasarkan analisanya atas kegiatan yang dilakukan atas para oknum pejabat di Pemkab Bangkalan itu melibatkan banyak oknum sehingga dia meyakini lebih dari tiga sebagai tambahan tersangka.

“Apabila enam pejabat teras Bangkalan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka, saya meyakini akan berkembang dan bertambah minimal 3 sampai 4 orang lagi sebagai tersangka dalam kasus yang sedang dilidik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut,” ucap Abd Rahman Tohir saat dimintakan pendapatnya oleh awak media. Jumat, (14/10).

Pihaknya juga menegaskan atas kemungkinan berkembangnya pada para tersangka lain, namun begitu Abdul Rahman Tohir politisi Demokrat itu masih enggan membeberkan para pejabat yang diduga terlibat atas kasusus yang sedang ditangani KPK beberapa minggu terakhir itu.

“Berdasarkan analisa dan kajian kami, itu sangat memungkinkan bertambah tersangkanya mas, saya yakin itu, lihat saja nanti perkembangannya,” pungkas Abd Rahman Tohir.


Editor : Anam

10652

Baca Lainnya