Daerah Peristiwa Politik

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:09 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Deklarasi Bersama Lawan Hoaks dan Provokasi, MAKI Jatim Tegaskan Jawa Timur Kondusif

Sidoarjo | klikku.id — Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur menggelar Diskusi Publik bertajuk “Jawa Timur Sedang Baik-Baik Saja” di Asmaya Ballroom Hotel Premiere Place, Juanda, Sidoarjo, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11.00 WIB ini, menghadirkan empat narasumber utama, yakni Dr Basa Alim Tualeka, Kunjung Wahyudi (Ketua FKKS Jawa Timur), Mat Mochtar (tokoh masyarakat Jawa Timur), dengan Heru Satriyo (Ketua MAKI Jatim), yang bertindak sebagai moderator.

Acara juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Kadin Jatim Sutadi, tokoh masyarakat Surabaya, serta perwakilan dari BHS Sonny Wibisono. Puluhan ketua LSM, ormas, aliansi masyarakat dan pemuda, hingga insan pers ikut menyemarakkan forum tersebut.

Dalam sambutan pembuka, Heru Satriyo menegaskan bahwa Jawa Timur saat ini dalam kondisi baik-baik saja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak hoaks, kekerasan, dan provokasi yang dapat memecah belah persatuan.

Kunjung Wahyudi dalam paparannya menyoroti isu pungutan liar (pungli). Menurutnya, banyak framing yang dibangun tanpa dasar regulasi kuat, sehingga sering kali isu pungli dijadikan alat provokasi dan hoaks.

Sementara itu, Dr Basa Alim Tualeka mengulas filosofi bermasyarakat dan pentingnya membangun pola pikir harmonis di tengah ragam persoalan bangsa. Menurutnya, harmonisasi menjadi kunci menjaga stabilitas sosial.

Ketua Kadin Jatim Sutadi menambahkan, iklim kondusif di Jawa Timur sangat penting bagi dunia usaha. “Kenyamanan investor berawal dari kondusifitas daerah. Itu modal utama kita untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan deklarasi bersama seluruh peserta. Mereka kompak menyerukan slogan “Jawa Timur Damai, Aman, Nyaman, dan Sejahtera. Jawa Timur Bangkit Bersama Menuju Gerbang Baru Nusantara.”

Deklarasi ini ditegaskan sebagai bentuk framing positif untuk melawan narasi provokatif, hoaks, dan opini negatif yang berpotensi mengoyak persatuan.

Menutup acara, Heru MAKI kembali berapi-api mengingatkan pentingnya menjaga marwah Jawa Timur. “Kita harus menjaga kehormatan provinsi ini, termasuk lambang tertinggi pemerintah daerah: Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur,” tegasnya.

Ia pun menutup dengan pekikan lantang: “Lawan, lawan segala narasi provokatif berbasis framing negatif!” @Man


 

73

Baca Lainnya