Pendidikan Teknologi IT

Jumat, 5 September 2025 - 09:29 WIB

9 bulan yang lalu

logo

13 SMA Negeri di Jatim Jadi Pilot Project Sekolah Digital

Surabaya | klikku.id – Dinas Pendidikan Jawa Timur menunjuk 13 SMA Negeri untuk menjalankan Pilot Project Sekolah Digital. Program ini diharapkan jadi jawaban atas tantangan era teknologi yang kian pesat sekaligus mendorong transformasi cara belajar mengajar di sekolah.

Aries Agung Paewai, Kepala Dindik Jatim, menjelaskan sekolah digital bukan berarti seluruh aktivitas siswa akan serba digital. Sebaliknya, teknologi dipakai untuk mempermudah administrasi, mendukung pembelajaran, serta meningkatkan kompetensi siswa dan guru.

“Contoh sederhana, absensi siswa akan direkap otomatis lewat kamera. Guru pun bisa terpantau, apakah benar-benar mengajar atau hanya memberi tugas. Jadi, digitalisasi dipakai untuk meningkatkan mutu pendidikan,” kata Aries, Jumat (5/9/2025).

Meski berbasis digital, unsur keterampilan menulis tangan tetap dijaga. Hasil tulisan siswa nantinya di-scan lalu diunggah ke sistem, untuk kemudian dijadikan bahan diskusi.

“Ini sesuai arahan Kemendikdasmen, supaya anak-anak tidak meninggalkan literasi menulis,” tambahnya.

Untuk mendukung program, Dindik menyiapkan Learning Management System (LMS) berbasis aplikasi Moodle.

Guru yang ditunjuk sudah lebih dulu mendapat pelatihan agar mampu mengisi konten, membuat soal, hingga melakukan penilaian secara digital.

Suhartatik, Kabid SMA Dindik Jatim, menambahkan ada empat tahap dalam implementasi sekolah digital:

Digitalisasi sistem penilaian menggunakan e-learning untuk tes formatif dan sumatif. Kolaborasi dan komunikasi digital antara guru, orang tua, siswa, dan tenaga kependidikan.

“Tahapan ini akan memperkuat komunikasi antar pihak sekolah dengan orang tua dan siswa lewat platform digital,” ujarnya.

Adapun 13 sekolah yang ditunjuk, diantaranya SMAN 2 Surabaya, SMAN 10 Malang, SMAN 3 Taruna Angkasa Madiun, SMAN 1 Geger Kabupaten Madiun, SMAN 1 Glagah Banyuwangi, SMAN 5 Taruna Brawijaya Kediri, SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi, SMAN Taruna Nala Malang, SMAN 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro, SMAN 2 Madiun, SMAN 1 Tanggul Jember, SMAN 2 Mojokerto, dan SMAN Taruna Madani Pasuruan

Dengan program ini, Jawa Timur berharap bisa menjadi salah satu provinsi pionir transformasi pendidikan berbasis digital di Indonesia. R3D


 

161

Baca Lainnya