Kasuistika Nasional Peristiwa

Rabu, 1 Oktober 2025 - 12:29 WIB

8 bulan yang lalu

logo

SOP Banyak Dilanggar SPPG jadi Penyebab Keracunan MBG 

Jakarta | klikku.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap akar masalah kasus keracunan massal pada Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penyebab utama adalah ketidakpatuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan.

“Kita bisa identifikasi bahwa kejadian itu rata-rata karena SOP yang kita tetapkan tidak dipatuhi dengan saksama,” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (1/10).

Dadan mencontohkan, salah satu pelanggaran adalah pembelian bahan baku. BGN mewajibkan pembelian dilakukan H-2 atau dua hari sebelum dimasak.

Namun masih ada SPPG yang membeli bahan makanan pada H-4, sehingga kualitas bahan tidak terjaga.

Selain itu, waktu penyiapan makanan hingga pengiriman juga sering melebihi aturan. SOP menetapkan waktu maksimal 6 jam (optimal 4 jam).

Faktanya, ada SPPG yang memakan waktu hingga 12 jam, sebelum makanan sampai ke penerima manfaat di sekolah-sekolah.

Per 30 September 2025, tercatat 6.456 penerima manfaat terdampak kasus keracunan MBG. BGN pun menutup sementara sejumlah SPPG yang terbukti melanggar SOP.

“Dari hal-hal seperti itu, kita memberikan tindakan bagi SPPG yang tidak mematuhi SOP. Kalau menimbulkan kegaduhan, kita tutup sementara sampai semua proses perbaikan dilakukan,” tegas Dadan.

Sebagai langkah mitigasi, pemerintah kini mewajibkan setiap SPPG memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). Serta dilengkapi alat sterilisasi untuk memastikan peralatan makan benar-benar steril sebelum dipakai siswa. R3D


 

127

Baca Lainnya