SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat budaya kerja sehat. Kamis (29/1), perusahaan pelabuhan berbasis teknologi ramah lingkungan itu menggelar sosialisasi HIV/AIDS bagi seluruh pegawai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026.
Sosialisasi digelar di lingkungan kerja TTL dengan tujuan meningkatkan pemahaman karyawan tentang HIV/AIDS, mulai dari cara penularan, pencegahan, hingga penanganannya. Lebih dari itu, TTL juga ingin membangun suasana kerja yang inklusif, aman, dan bebas dari stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Dokter Perusahaan TTL, dr Rekania Restya Kadiyar, menjadi narasumber utama. Ia menyampaikan materi secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami peserta.
“Masih banyak salah kaprah tentang HIV/AIDS. Dengan edukasi yang benar, pekerja bisa melindungi diri sendiri sekaligus membantu menghapus stigma di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurut dr Rekania, pencegahan dapat dimulai dari kesadaran diri, perilaku hidup sehat, serta keberanian untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat. Ia juga menekankan pentingnya akses informasi yang akurat agar masyarakat tidak lagi takut atau salah bersikap terhadap isu HIV/AIDS.
Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong, M. Syukur, menegaskan bahwa sosialisasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan QHSSE (Quality, Health, Safety, Security, and Environment).
“Kesehatan pekerja adalah aset utama. Isu HIV/AIDS kami pandang sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga SDM secara holistik,” katanya.
Syukur menambahkan, melalui kegiatan ini, TTL ingin memastikan seluruh insan perusahaan memiliki pemahaman yang benar, tidak terjebak stigma, dan mampu menciptakan lingkungan kerja yang saling menghargai.
“Lingkungan yang sehat dan aman akan berdampak langsung pada produktivitas dan keberlanjutan perusahaan,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Bulan K3 di TTL tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial pekerja.
Dengan pendekatan edukatif seperti ini, perusahaan berharap pegawai tidak hanya terlindungi di tempat kerja, tetapi juga membawa pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai terminal pelabuhan modern berbasis green port, TTL menegaskan komitmennya terhadap pengembangan SDM unggul dan pembangunan budaya kerja yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan. AMan
