Olahraga Pendidikan

Selasa, 7 April 2026 - 13:48 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Mahasiswi Unusa Sabet Juara Nasional Jujitsu, Calon Guru Tampil Tangguh di Arena

SURABAYA | klikku.id – Prestasi membanggakan ditorehkan mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa).

Dua mahasiswa Program Studi S1 PG-PAUD sukses meraih podium di ajang Kejuaraan Jujitsu SLC Cup 2026 Road to Japan yang digelar di Surabaya, awal April lalu.

Lince Jirneis Zalukhu keluar sebagai juara pertama pada kategori Komite Amatir Senior Putri U17 Kelas D.

Sementara rekannya, Merry Dewi Larassati, meraih juara kedua di kategori Komite Amatir Senior Putri U17 Kelas B. Keduanya merupakan mahasiswa angkatan 2024.

Capaian ini menegaskan bahwa mahasiswa calon pendidik tidak hanya dituntut unggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki daya juang, disiplin, dan mental kompetitif.

Dekan FKIP Unusa, Nafiah, menyebut prestasi tersebut sebagai wujud keberhasilan pembinaan karakter mahasiswa yang berjalan seiring dengan penguatan akademik.

“Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi cerminan karakter pendidik masa depan yang ulet, disiplin, dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan di tingkat nasional menjadi indikator bahwa kampus mampu menghadirkan ekosistem pengembangan diri yang menyeluruh, mencakup aspek intelektual, emosional, hingga fisik.

Ajang SLC Cup 2026 sendiri menjadi bagian dari jalur menuju kompetisi internasional di Jepang. Hal ini membuka peluang bagi atlet muda Indonesia untuk menembus panggung global.

Di sisi lain, capaian ini juga sejalan dengan komitmen Unusa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pendidikan berkualitas dan gaya hidup sehat di lingkungan kampus.

Lince mengaku keberhasilannya merupakan hasil dari proses panjang dan dukungan banyak pihak.

“Prestasi ini mengingatkan saya bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil. Saya ingin terus berkembang, baik sebagai atlet maupun mahasiswa,” ungkapnya.

Ia berharap pencapaiannya dapat memotivasi mahasiswa lain, untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengasah potensi di berbagai bidang. AMan


 

41

Baca Lainnya