Kesehatan Pendidikan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:48 WIB

2 hari yang lalu

logo

Pilih Pulang Kampung, Dokter Asal Lombok Ini Ingin Benahi Layanan Kesehatan Desa

SURABAYA | klikku.id – Di tengah banyak lulusan kedokteran yang memilih berkarier di kota besar, dr. Via Dwi Alfiana justru punya mimpi berbeda.

Perempuan asal Desa Sengkol, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat itu ingin kembali ke kampung halamannya untuk mengabdi kepada masyarakat.

Via resmi dilantik sebagai dokter di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Kamis (21/5).

Di balik senyum tenangnya saat pengambilan sumpah dokter, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan sejak merantau dari Lombok ke Surabaya.

Anak pasangan perawat dan bidan itu mengaku sejak kecil sudah akrab dengan dunia pelayanan kesehatan. Ia sering melihat sang ibu membantu persalinan warga hingga larut malam, sementara ayahnya tetap bekerja melayani pasien meski dalam kondisi lelah.

“Dari situ saya mulai bercita-cita menjadi dokter,” ujarnya.

Tumbuh di lingkungan desa membuat Via memahami bahwa akses layanan kesehatan belum merata. Pengalaman itu yang kemudian mendorongnya memilih dunia kedokteran.

Merantau ke Surabaya bukan perkara mudah. Via harus beradaptasi dengan tekanan pendidikan kedokteran yang ketat, hidup jauh dari keluarga, hingga menghadapi rasa rindu kampung halaman.

“Ada masa ingin menyerah karena tugas sangat banyak dan tekanan besar. Tapi saya selalu ingat tujuan awal,” katanya.

Perjuangan itu akhirnya berbuah manis. Via kini menjadi dokter pertama di keluarga besarnya. Momen paling berkesan baginya adalah ketika pertama kali menangani pasien secara langsung.

“Saya merasa ilmu yang dipelajari akhirnya benar-benar bisa membantu orang lain,” tuturnya.

Namun gelar dokter bukan akhir perjalanan. Via justru ingin kembali ke Lombok untuk membantu meningkatkan layanan kesehatan dan edukasi masyarakat, khususnya di daerah yang masih minim akses medis.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih sadar pentingnya pencegahan penyakit sejak dini dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada.

“Saya ingin hadir bukan hanya sebagai dokter, tapi juga menjadi bagian dari perubahan di daerah saya,” ungkapnya.

Kisah Via menjadi bukti bahwa mimpi besar bisa lahir dari desa kecil. Dengan kerja keras dan ketekunan, ia berhasil menembus dunia kedokteran tanpa melupakan tanah kelahirannya. AM@n


 

21

Baca Lainnya