Pendidikan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:38 WIB

8 jam yang lalu

logo

Kepala Program Studi Teknik Informatika UWIKA, Indra Budi Trisno, bersama mahasiswa berprestasi Roger Jeremy dan Abraham Cahyadi

Kepala Program Studi Teknik Informatika UWIKA, Indra Budi Trisno, bersama mahasiswa berprestasi Roger Jeremy dan Abraham Cahyadi

Lolos Seleksi Global, Dua Mahasiswa UWIKA Dalami Teknologi Robot Cerdas di China

SURABAYA | klikku.id – Dua mahasiswa Universitas Widya Kartika (UWIKA) Surabaya mendapat kesempatan mengikuti program robotika dan kecerdasan buatan tingkat internasional di China.

Keduanya akan menjadi wakil Indonesia dalam Intelligent Robots International Summer Camp 2026 yang berlangsung di Guangxi Normal University (GXNU), Guilin.

Mahasiswa yang terpilih adalah Roger Jeremy dan Abraham Cahyadi dari Program Studi Teknik Informatika. Mereka berhasil lolos seleksi dan memperoleh pendanaan penuh, untuk mengikuti program yang digelar selama hampir satu bulan, mulai 21 Juni hingga 14 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempelajari perkembangan terbaru di bidang robotika dan artificial intelligence (AI).

Para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif mulai dari perancangan perilaku robot, simulasi teknologi robotik, optimasi sistem, hingga pengujian robot berbasis kecerdasan buatan.

Selain materi teknis, peserta juga diajak mengerjakan proyek kolaboratif yang mengintegrasikan AI dan robotika sebagai solusi berbagai tantangan masa depan.

Program ditutup dengan kompetisi Smart Robot Summer Camp Challenge yang menguji kemampuan peserta dalam merancang dan mengimplementasikan teknologi robot cerdas.

Kepala Program Studi Teknik Informatika UWIKA Indra Budi Trisno mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional, khususnya dalam bidang teknologi yang berkembang sangat cepat.

Menurutnya, kesempatan mengikuti program global seperti ini akan memberikan pengalaman berharga, baik dari sisi akademik maupun pengembangan jejaring internasional.

“Ini menjadi peluang besar bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, sekaligus membawa nama baik kampus dan Indonesia di forum internasional,” ujarnya.

Tidak hanya mengikuti pelatihan teknologi, Roger dan Abraham juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan pertukaran budaya yang mempertemukan peserta dari beragam negara.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkaya perspektif global sekaligus meningkatkan kemampuan kolaborasi lintas budaya.

UWIKA berharap pengalaman yang diperoleh kedua mahasiswa selama berada di China dapat dibagikan kepada mahasiswa lainnya setelah kembali ke Indonesia.

Dengan demikian, pengetahuan dan jejaring yang diperoleh dapat menjadi pemicu lahirnya inovasi baru di bidang kecerdasan buatan dan robotika di lingkungan kampus. AM@n


51

Baca Lainnya