Daerah Kasuistika Pemerintahan

Sabtu, 24 April 2021 - 11:27 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Diduga Menyalahi RAB, Proyek Pengeprasan Jalan Desa Ngampel Gresik Disoal

Gresik | klikku.net – Keinginan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Ngampel, Kecamatan Manyar agar wartawan memviralkan hasil temuan dugaan penyelewengan proyek pengeprasan jalan poros desa, mendapat tanggapan dari sejumlah pihak.

Salah satunya adalah pakar hukum pidana Unair Surabaya, I Wayan Titib Sulaksana. Yang meminta kejaksaan maupun aparat kepolisian, untuk segera mengusut kasus ini.

“Penegak hukum harus mengusut kasus dugaan penyelewengan proyek tersebut. Apalagi pernyataan dari pihak kepala desa agar kasus ini diviralkan, sudah menyebar kemana-mana,” ujarnya, Jumat (23/4/2021)

“Sebagai kuasa pengguna anggaran, ucapan Pak Kades itu sangat bagus, karena transparansinya. Sedangkan kita harus membuka tabir, apakah memang ada yang salah pada proyek tersebut, Seharusnya penegak hukum menindaklanjutinya,” tambahnya.

Wayan juga menegaskan, di internal semua penegak hukum, harusnya tidak mengenal adanya like and dislike. Karenanya, untuk membuktikan adanya penyelewangan atau tidak, harus ada penyelidikan.

“Saya yakin aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam pemberantasan korupsi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua LSM LEDAK Gresik Gus Bukori, yang menemukan dugaan penyelewengan proyek ini menegaskan. Akan melaporkan kasus ini pada aparat hukum.

“Sudah kita siapkan semua dokumen dan alat bukti, sebagai lampiran laporan. Tinggal koordinasi saja dengan kejaksaan atau polres. Akan segera kita masukkan laporan secara resmi,” ujarnya saat di hubungi via seluler.

Sebelumnya, proyek pengeprasan jalan yang di kerjakan Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel, Kecamatan Manyar Kabuoaten Gresik disoal. Karena diduga menyimpang dan tidak sesuai dengan RAB.

Pada pekerjaan proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA 2021 itu, ditemukan ukuran batu dengan volume yang terlalu besar. Karena terdapat banyak rongga pada celah batu, yang tidak terisi lolo/spaci (campuran pasir dan semen). Pada proyek yang menelan anggaran Rp 100 juta tersebut, akhirnya disorot masyarakat maupun LSM wilayah Gresik.

Kepala Desa Ngampel Ali Mansyur yang di dampingi oleh Sekdes saat di konfirmasi mengatakan. Jika sebelum memulai pekerjaan ini, ia sudah berkoordinasi dengan Kasipem Sofyan dan juga Camat Manyar M. Nadlelah.

“Kalau mau diviralkan, ya monggo mas. Yang pasti, proyek ini juga ada konsultan. Dan sudah melalui koordinasi dengan pak Sofyan selaku Kasipem, dan juga pak Camat sendiri.” ujarnya, Senin (19/4/2021). (Widji/Wandi) 


Editor: Joe Meito

989

Baca Lainnya