Daerah Kasuistika Pemerintahan

Senin, 16 Agustus 2021 - 12:28 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Kiri Ahmad Fauzi Bupati Sumenep.

Kiri Ahmad Fauzi Bupati Sumenep.

Bupati Sumenep Sebut Camat Batang-Batang Super Offside

Sumenep | Klikku.net – Menanggapi pernyataan tidak pantas Joko Suwarno, camat Batang-Batang dalam sebuah Video viral beberapa hari lalu, video yang berdurasi 30 detik tersebut, Joko saat agenda rapat koordinasi dengan mencatut nama Bupati Sumenep saat agenda rapat koordinasi memerintahkan para kepala desa agar mencuri sapi warga yang menolak divaksin. Hal itu langsung membuat Bupati Sumenep Achmad Fauzi geram.

Fauzi, menegaskan yang dilakukan camat Batang-Batang itu super offside, sehingga dari pernyataan yang hingga saat ini viral sudah membuat publik tanah air gaduh. “Super offside bikin gaduh,” Terang Fauzi saat dikonfirmasi media klikku.net Senin, 16 Agustus 2021.

Bupati yang sempat dicatut telah perintahkan kades curi sapi warga yang menolak divaksin ini juga memastikan pihaknya tidak pernah memberikan perintah tercela seperti apa yang disampaikan Camat Batang-Batang itu.

“Saya pastikan, saya tidak pernah menyuruh hal tercela seperti itu demi menyukseskan program vaksinasi COVID-19. Vaksinasi memang penting, tapi untuk menyukseskannya tidak bisa dilakukan dengan cara tidak baik,” tegas Bupati Sumenep, Achmad Fauzi.

Menurut Suami Nia Kurnia ini, pihaknya memang tengah berupaya maksimal dalam suksesi program vaksinasi COVID-19. Namun, dengan cara yang dibenarkan sesuai dengan etika sosial maupun hukum formal.

“Kami tidak mungkin menggunakan cara-cara yang dapat merugikan masyarakat itu untuk menyukseskan vaksinasi. Tujuan baik harus dicapai dengan cara yang baik pula,” ucapnya.

Untuk itu, lanjut Ketua PDI Perjuangan ini, dirinya sudah memanggil Camat Batang-Batang berkaitan dengan viralnya video tersebut bahkan sudah menegur yang bersangkutan.

Cuma, menurut orang nomor wahid di Sumenep ini, oknum camat tersebut 2 bulan lagi akan pensiun. Disinggung soal inisiatif camat berani berbicara tidak pantas di muka umum, dirinya mengaku tidak tahu “Tau lah,” respon Fauzi.

Secara birokrasi, biar Camat yang bersangkutan nanti dipanggil oleh BKD sama Inspektorat untuk ditindaklanjuti. Kalau perlu ada pembinaan kepada yang bersangkutan,” tegas suami salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep ini.

Baca juga : Menolak Divaksin, Bupati Perintahkan Kades Curi Sapi Warga?


Berikut potongan bahasa dalam video Camat Batang-batang yang menjadi viral karena dalam perkataannya terkesan ‘meminta’ kades mencuri sapi warga yang tak mau divaksin.

“Kelebunnya takut dengan masyarakat. Tako’ ta’ epele pole 2025 atau 2026. Itu, kan, masih lama. Kelebun punya kartu as. Punya (kartu?) sakte. Keco’ sapena, cakna bupati, sampe’ begitu. Keco’ sapena mon oreng se ta’ endha’ evaksin.” ujar Joko Camat Batang-Batang.


Editor : Anam

Reporter : Holidi

351

Baca Lainnya