Daerah Ekonomi Bisnis Pariwisata

Minggu, 3 Agustus 2025 - 09:08 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Hapus Stigma Kota Santet, Banyuwangi Jadi Laboratorium City Branding Nasional

Banyuwangi  | klikku.id – Dulu sering dilekatkan stigma negatif, kini Banyuwangi justru jadi kiblat banyak daerah soal promosi dan pembangunan citra wilayah.

Kabupaten paling ujung timur Jawa ini dipilih sebagai tuan rumah Executive Education Program (EEP) City Branding yang digelar City Branding Institute pada 1–2 Agustus 2025.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga sekaligus rendah hati. “Silakan ambil praktik baik dari kami, semoga bermanfaat. Banyuwangi masih jauh dari sempurna, kami pun terus berbenah,” kata Ipuk, Sabtu (2/8/2025).

Menurut penggagas City Branding Institute, Yuswohadi, Banyuwangi adalah contoh nyata transformasi citra daerah.

“Dari yang dulu dikenal dengan sebutan ‘kota santet’, sekarang menjadi destinasi wisata kelas dunia. Ini bisa jadi role model city branding di Indonesia,” jelasnya.

Tak main-main, program ini menghadirkan mentor top, mulai dari Menteri Pariwisata 2014–2019 Arief Yahya, Menpan RB 2022–2024 Abdullah Azwar Anas, hingga Founder Jazz Gunung Sigit Pramono.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai daerah, seperti Lampung Selatan, Samarinda, dan Kota Serang, mengikuti pembelajaran berbasis pengalaman. Mereka tak hanya mendapat teori, tapi juga langsung menyusuri destinasi andalan Banyuwangi.

Arief Yahya menegaskan, city branding punya kekuatan dahsyat. “Reputasi daerah naik 10 persen saja bisa mendorong kunjungan wisata hingga 11 persen dan investasi naik 2 persen,” tegasnya.

Kini, Banyuwangi bukan sekadar soal wisata. City brandingnya merangkul potensi lokal, nilai budaya, kualitas layanan publik, hingga inovasi, menjadikannya magnet bagi wisatawan, investor, pelaku usaha, dan talenta muda. R3d


 

70

Baca Lainnya