Hallo Polisi Nasional Pemerintahan TNI

Senin, 1 September 2025 - 10:29 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Prabowo Tegaskan Kritik Diterima, Tapi Anarkis Dihantam Aparat

Jakarta | klikku.id – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan rakyat.

Namun, ia memberi garis tegas: aspirasi damai harus dihormati, sedangkan aksi anarkis akan ditindak tanpa kompromi.

Pernyataan itu disampaikan selepas Prabowo bertemu sejumlah ketua umum partai politik dan pimpinan lembaga negara di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Pertemuan yang berlangsung siang hingga sore itu membahas situasi nasional, terutama dinamika unjuk rasa yang marak dalam beberapa pekan terakhir.

“Pemerintah selalu terbuka terhadap aspirasi yang murni datang dari masyarakat. Kami akan mendengar, mencatat, dan menindaklanjuti,” tegas Prabowo.

Ia menambahkan, kebebasan berpendapat dan berkumpul sudah dijamin oleh konstitusi serta diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998.

Namun, Prabowo memberi peringatan keras bila aksi menyampaikan pendapat berubah menjadi tindakan destruktif.

“Jika dalam pelaksanaannya terdapat kegiatan anarkis, perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah pribadi, instansi publik, atau bahkan menimbulkan korban jiwa, maka itu pelanggaran hukum,” ujarnya.

Karena itu, Kepala Negara memerintahkan TNI dan Polri untuk turun tangan menjaga keamanan dan ketertiban.

“Aparat harus melindungi masyarakat, menjaga fasilitas yang dibangun dengan uang rakyat, dan menegakkan hukum. Kepolisian dan TNI saya perintahkan mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap perusakan, penjarahan, atau ancaman terhadap sentra ekonomi,” tegasnya.

Pertemuan di Istana Merdeka dihadiri tokoh-tokoh penting, antara lain Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, serta pimpinan partai-partai politik pendukung pemerintah.

Selepas pertemuan, Prabowo melanjutkan agenda dengan memimpin sidang kabinet di Istana Kepresidenan, Minggu sore hingga malam.

Seusai sidang, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal M. Tonny Harjono menggelar jumpa pers bersama.

Pesan Presiden jelas: pemerintah siap mendengar rakyat, tapi tak memberi ruang sedikit pun bagi tindakan yang mengancam ketertiban umum. R3d


 

95

Baca Lainnya