Kasuistika

Jumat, 1 Agustus 2025 - 09:08 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Komisi III DPR Desak Polisi Lanjutkan Penyelidikan Kasus Kematian Diplomat Arya Daru

Jakarta | klikku.id – Misteri kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan masih jadi sorotan. Komisi III DPR RI mendesak kepolisian tidak menutup penyelidikan begitu saja.

Ini menyusul penolakan keras keluarga atas kesimpulan sementara bahwa Arya meninggal karena bunuh diri.

Abdullah, Anggota Komisi III DPR, menegaskan suara keluarga harus dijadikan pertimbangan serius. “Jika keluarga merasa ada kejanggalan, proses hukum tidak boleh buru-buru dihentikan. Semua kemungkinan harus digali ulang,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).

Ia menambahkan, kasus ini bukan hanya soal keadilan bagi keluarga, tetapi juga menyangkut kredibilitas aparat penegak hukum.

“Kita bicara nyawa seorang diplomat muda dengan karier panjang di depan. Kalau ada celah dalam investigasi awal, itu harus dievaluasi serius. Keterangan saksi dan bukti fisik wajib diteliti ulang,” tegasnya.

Arya ditemukan meninggal di kamar indekosnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). Hasil pemeriksaan awal polisi menyebut ia bunuh diri, dengan tidak ada tanda kekerasan.

Namun, keluarga menolak mentah-mentah. Meta Bagus, kakak ipar Arya, menegaskan Arya adalah sosok ceria dan penuh semangat.

“Dia pribadi terbuka, bertanggung jawab, dan tidak menunjukkan tanda tekanan berat. Kami tidak bisa menerima begitu saja kesimpulan bunuh diri,” ucapnya.

Abdullah meminta polisi memberi laporan perkembangan ke publik secara berkala. Menurutnya, transparansi penting agar tak muncul spekulasi liar yang bisa memperkeruh suasana.

“Kita juga harus menghormati keluarga almarhum yang berduka. Keadilan harus berjalan,” tandasnya.

Kini, publik menanti langkah lanjutan polisi. Apakah kasus ini benar-benar murni bunuh diri, atau ada cerita lain di balik kematian Arya? R3d


 

75

Baca Lainnya