Hukrim Kasuistika

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:09 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Merasa Ditipu, Pria Surabaya Dikeroyok Delapan Orang Di SPA 129 Jl Raya Tidar

Surabaya | klikku.id – Seorang pria bernama Zendy Prasetyo S (30), warga Klakah Rejo, Benowo, Surabaya, mengaku menjadi korban pengeroyokan di sebuah rumah pijat bernama SPA 129, yang berlokasi di Jalan Tidar No.224, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Insiden ini terjadi pada Selasa (19/8/2025) sekitar pukul 23.20 WIB.

Menurut pengakuan korban, ia datang ke lokasi bersama dua rekannya dengan tujuan untuk melakukan pijat refleksi guna menghilangkan rasa lelah. Namun, situasi berubah ketika ia merasa ditipu terkait durasi layanan yang diberikan.

“Saya dijanjikan pijat selama satu jam dengan tarif Rp280 ribu. Tapi baru setengah jam sudah diminta tambahan Rp150 ribu kalau mau lanjut. Saya merasa tidak sesuai dengan kesepakatan,” ujar Zendy saat ditemui wartawan di Polsek Bubutan pada Jumat (22/8/2025).

Karena merasa dirugikan, korban mengaku sempat marah dan membanting botol air mineral di depan resepsionis. Tak lama setelah itu, Zendy mengaku dikeroyok oleh sekitar delapan orang yang diduga merupakan karyawan atau orang-orang yang berada di lokasi tersebut.

“Saya coba melarikan diri, tapi pintu dan pagar sudah ditutup. Saya dihajar ramai-ramai sampai tidak sadarkan diri. Saya dirawat dua hari di RSIA Jalan Dupak karena luka di wajah dan pendarahan di hidung,” ungkapnya.

Zendy kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bubutan. Laporan tercatat dengan nomor: TBL/125/VIII/2025/SPKT/Polsek Bubutan/Polrestabes Surabaya/Polda Jatim. Pihak kepolisian saat ini tengah menyelidiki kasus tersebut.

Selain dugaan pengeroyokan, Zendy juga mengungkapkan bahwa SPA 129 tidak hanya menyediakan layanan pijat refleksi, namun juga menawarkan “pijat plus-plus” dengan tarif tertentu. Ia mengaku sempat ditawari layanan tersebut oleh resepsionis.

“Ada pilihan pijat refleksi, pijat sehat, dan pijat plus-plus. Tarifnya bervariasi tergantung permintaan,” katanya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen SPA 129. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan praktik prostitusi terselubung serta tindak kekerasan yang dilaporkan korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan melaporkan tempat usaha yang diduga menyalahgunakan izin operasional untuk kegiatan ilegal. Rigi


 

147

Baca Lainnya