Ekonomi Bisnis Pendidikan

Selasa, 2 September 2025 - 15:29 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Mangrove Jadi Berkah, PCU dan WVI Angkat Ekonomi Lokal Lewat Kompetisi

Surabaya | klikku.id – Mangrove tak lagi sekadar tumbuhan penyangga ekosistem pesisir. Di tangan masyarakat kreatif, tanaman ini bisa berubah menjadi sumber ekonomi baru.

Itulah semangat yang diusung Petra Christian University (PCU) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) lewat kompetisi “Mangrove to Table” yang digelar di Balai Kelurahan Wonorejo, Surabaya, Sabtu (30/8/2025).

Kompetisi ini merupakan bagian dari program Transformasi menuju Sustainable Eco-Tourism (SET) melalui Inovasi Ekonomi Mandiri dan Smart Community.

Fokusnya sederhana, yakni mendorong lahirnya produk lokal berbasis mangrove yang bernilai jual sekaligus ramah lingkungan.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi bagian dari perjalanan panjang membangun ekosistem UMKM yang mandiri, inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” terang Dr. Pwee Leng, S.E., S.H., M.Kom., Wakil Dekan I School of Business & Management (SBM) PCU sekaligus koordinator program.

Sebanyak 10 tim yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan inovasi produk, tampil dengan karya terbaik mereka.

Ada olahan makanan, kerajinan tangan, hingga produk kreatif berbahan dasar mangrove. Syaratnya, minimal 30 persen bahan produk berasal dari mangrove, entah itu buah, daun, atau tanamannya.

Setiap peserta wajib mempresentasikan produk mereka di hadapan enam dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi bisnis, hingga chef. Aspek yang dinilai meliputi inovasi, kualitas, daya saing, branding, keberlanjutan, dan dampak sosial.

Tiga kategori juara diperebutkan. Yakni produk paling inovatif, produk paling ramah lingkungan, dan produk dengan branding terbaik.

“Peserta sudah dibekali workshop sebulan penuh. Jadi yang ditampilkan hari ini bukan hanya ide, tapi benar-benar produk yang siap pasar,” tambah Pwee Leng.

Kompetisi ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya UMKM baru berbasis potensi lokal sekaligus menguatkan posisi Surabaya sebagai pusat pengembangan wisata ramah lingkungan. @Man


 

102

Baca Lainnya